sinopsisi chicago typewriter episode 3 part 2



ceo datang menemui se jo ia menanyakan keadaan se jo , se jo menanyakan siapa yag melakukannya , ceo mengatakan bahwa se jo sendiri yg melakukannya yg di bicarakan ceo malah tentang se jo yg minum obat penenang sampai tak sadarkan diri , maksud se jo bukan itu yg ia maksud adalah novel serinya , ceo mengatakan jika se jo lah yg mengirimnya lewat mesin fax , tapi se jo seperti merasa ia tidak mengirimkannya , ia menanyakan kagi apakah ia yg mengirimkannya ceo mengiyakan


di luar yoo jin oh sudah menunggu ceo , ternyata ceo berbohong ke se jo . se jo membaca ceritanya ia masi bingung apakah ia yg menulisnya dan apa yg ada di cerita itu adalah cerita yg ingin se jo tulis , ia teringat saat ia meminum obat penenag dan mengambil mesik tiknya


se jo tertidur di meja kerjanya ceo menghubunginya mengatakan jika sudah lebih dari satu juta orang yg membaca cerita se jo ceo terlihat sennag , terlihat banyak orang yg membaca cerita se jo dan se jo membaca komentar para pembaca , se jo seperti meyakinkan dirinya bahwa ia yg membuat cerita itu


se jo pun melakukan konfrensi pers untuk proyek chicagop typewriter dan yoo jin oh melihat itu semua dari jauh , reporter song datang dan duduk disamping jin oh , reporter song berkomentar jika ia jadi se jo ia akan jadi aktor saja , reporter song membahas soal penulis bayaran se joo
"apa kau mau menyebar gosip ?" tanya jin oh

selesai konfersi pers nona kang memberitahu kegiatan se jo , nona kang mengatakan jika se jo ada acara ikalan layanan masyarakat dengan baek tae min , se jo tentu saja tak senang mendengarnya . walaupun begitu ia tetap melakukan syuting iklan tersebut dengan baek tae min . tapi setelah selesai ia langsung pergi

saat hendak pergi se jo berpapasan dengan tae min , bae tae min mengatakan jika novel se jo sangat seru ia memuji gaya menulis se jo yang berubah , awalnya ia merasa itu seperti bukan novel se jo , se jo menanyakan apa maksud tae min , se jo menanyakan apa sebenarnya tujuan tae min , tae min mekatakan bahwa se jo tidak suka dengan novel kisah cinta tapi kenapa sekarang dia menulis tentang itu , se jo mengalihkan pembicaraan dengan mengomentari gaya rambut tae min

di rumah ayah tae min mengoreksi skrip taemin dan ia banyak mencoret coret tulisan tersebut , tae min datang ayah menyuruh tae min untuk mengulang menulis ceritanya , dan tae min terlihat kecewa ia membuang skripnya

jeon seol berjalan pulang ia melihat bang jin yang di marahi ibunya , jeon seol bertanya apa yang di lakukan bang jin ibu mengatkan jika bang jin berdoa pada semangkuk air agar bisa menjadi penulis hebat , mereka melihta kearah jeon seol dan senang karna dia telah kembali , mereka pun minum bersama ibu menanyakan apa yg dilakuakn jeon seol di gunung  dan jeon seol hampir kecepolas tentang se jo , ibu mennayakan apa yang terjadi tapi se jo mengataakn tidak terjadi apapun , tapi ibu sudah tau semuanya tetu saja jeon seol kaget mendengarnya . bang jin memberi tahu jeon seol jika se jo baru saja mempublikasikan novelnya tentu saja jeon seol senang mendengar itu

se jo hendak menulis tapi ia teringat perkataan tae min dan itu membuat se jo tak bisa berkonsentrasi , ia merebahkan kepalanya di meja lalu mendengar seseorang memanggilnya , se jo keluar dan melihat kabut yang tebal seseorang datang , se jo menayakan siapa orang itu ia mengataakn jika dirinya seo hwi young , orang itu menyarakan korek api  dan se jo mengikutinya .


tiba tiba seseorang menyuruhnya minggir itu adalah orang yg mendorong kereta dan tiba tiba lampu menyala suasananya berbeda ia seperti kembali ke jaman dulu se jo bingung tiba tiba jeon seol menarik tanagnnya dan mengajaknya pergi arlojinya terjatuh dan jeon seol berhenti untuk mengmbilnya lalu kembali menarik se jo hingga mereka bersembunyi , se jon hendak menengok tapi jeon seol menyudutkannya , ia meminta se jo untuk membantu memperjuangkan negara dari pada menulis kisah cinta murahan , jeon seol melepaskan topinya dan mencium se jo para polisi melewati se jo dan jeon seol , salah satu dari mereka melihat se jo dan jeon seol berciuman tapi ia ltak mengetahui jiak itu mereka dan langsung pergi


jeon seol melepaskan ciumannya se jo bertanya apa yang jeon seol lakukan , jeon seol meminta se jo untuk tak bersikap polos ia tahu jika se jo adalah pria mata keranjang  , ia memberikan arlojinya ke se jo mengatakan jika itu milik se jo yg merupakan warisan dari ayah se jo , se jo bingung , jeon seol mengatakan jika se jo melakuakn kerusuhan seolah olah arloji itu adalah istri simpanan se jo , jeon seol hendak pergii tapi se jo mehannya ia melihat tangan jeon seol berdarah ia menanyakan kenapa jeon seol di kejar kejar , jeon seol memita se jo untak jangan sok peduli ia memita se jo untuk tak menyukainya karna apa yg ia lakukan hari ini ia melakukan semua itu untuk revolusi negara mereka


se jo terbangun dari tidurnya dan sudah menemukan skrip dan isi skrip itu sama dengan apa yang ia mimpikan semalam , nona kang datang dan meminta skrip se jo , ia melihat skrip se jo dan hendak mengambilnya se jo ragu memberikannya dalam hatinya ia mengataakn itu bukan tulisannya  , ia melihat ke komputernya yg masi kosong tanpa tulisan , ia sedikit ragu memberikannya ke nona kang , nona kang mengambil skrip itu dan mengataakn ia akan mengetinya dan mengirimkannya

di sebuah restoran ibu tae min bertemu dengan reporter song ia berterima kasi karna reporter song membuat artikel tentang penguntitnya se ju , ibu tae min memberikan amplop ke reporter song , ibu tae min ingin han se jo hancur sehancur hancurnya , reporter song menyarankan membuat skandal tentang se jo yg mengunakan jasa ghost writer , ibu tae min menyukai ide itu

ceo hendak meminum minumanya tapi se jo datang dan mengganggunya , se jo menanyakan apakah ceo yg melakukannya apa ceo yg menyewa penulis bayaran , ceo bertanya bagaimana se jo tau , se jo kesal karna ia mengataakn bahwa ia akan menulisnya sendiri ceo menyruh se jo tenang , se jo bertanya siap itu , ceo mengatakan bahwa ia menghubungi penulis yoo tapi ia sudah membatalkannya se jo tak percaya

se jo mengendarai mobilnya tiba tiba ada kabut tebal , se jo tetap menjalankan mobilnya ia pun tiba tiba sampai di tempat ia kecelakaan , se jo bingung kenapa ia berada disana ia lalu melihat sesuatu yg bersinar di bawah

di toko buku jeon seol menceritakan ke bang jin bahwa arlojinya hilang , bang jin mengatakan mustahil menemukannya di pegunungan , bang jin mengatakan mungkin saja arloji itu ingin kembali pada pemilik aslinya dan se jo menemukan arloji jeon seol , jeon seol mengatakan jika arloji itu sudah berumur sekitar 80 tahunan dan jika pemiliknya masi hidup orang itu pasti sudah berumur 90 tahun

se jo menatap arloji itu dan membuaknya ia meningat saat jeon seol ( dulu) mengambil arloji yg mirip dan memberikannya padanya dan mengingat kata jeon seol bahwa ia mencari warisan ayahnya dan tiba tiba jarum arloji itu bergerak

se jo kembali ke rumahnya dan mendengar seseorang sedang mengetik se jo berjalan ke arah asal suara dan menemukan seseorang mengetik di mesin tiknya . se jo menanyakan siapa yoo jin oh , jin oh mengatakan bahwa ia adalah ghost writernya se jo

sumber TVN

Artikel Terkait

sinopsisi chicago typewriter episode 3 part 2
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

jangan lupa meninggalkan komentar ^_^