sinopsis memory love episode 17 part 2





Aili mengatakan akhir akir ini ia sering menghabiskan waktu bersama ruofan dan kata katanya membuatnya sadar bahwa kenangan  di masa lalu tidak hanya membuatnya berhenti di tempat yang sama tapi juga telah mengurung xiaofei di hatinya  jadi ia meminta agar mereka mengucapkan selamat tinggal untuk masa lalu , aili melepaskan cincin yang di berikan xiaofei padanya dan menaruhnya di makam xiaofei



Di peternakan napoleon dan yang lainya memberikan kejutan untuk kepulangan shaotian . napoleon membanggakan dirinya yang telah merawat ibu shaotian dengan baik dan juga toko kue
“menurut pendapatmu ,bukankah aku sangat cocok untuk menjadi penerusmu?”
Shaotian tidak terima dan menuntun seragamnya yang di pakai napoleon seragamnya jadi robek karna tubuh napoleon yang besar dan memintanya membelikannya seragam yang baru , shaotian juga kesal dengan brownie yang memakan semua coklatnya , tapi brownie malah tidak merasa bersalah , shaotian akan memukulnya tapi feixiang menahannya dan beralasan jika brownie hanya ingin membuat shaotian gembira

Shaotian juga kesal dengan feixiang yang menaruh laba laba di hadiahnya tidak peduli itu asli atau palsu ia akan mengikat feixiang dan brownie dengan laba laba tersebut , jiaen meminta mereka berhenti bercanda agar shaotian bisa istirahat , feixiang langsung meminta shaotian untuk duduk , jiaen meminta mereka mengulurkan tangan mereka dan menyemprotkan anitseptik karna shaotian tidak boleh terinfeksi bakteri , mereka langsung heran


Shaotian mengeluh haus dan menanyakan siapa yang mau mengambilkannya minuman , brownie mengatakan mereka membeli jus jeruk dan ia akan menuangkannya ,  jiaen dengan tegas melarangnya , dan meminta mereka untuk tidak membiarkan shaotian memakan apapun yang di buat dari jeruk jika tidak itu akan berpengaruh pada efek obat nya
“bos , apakah tubuhmu benar baik baik saja?”tanya napoleon
“aku baik baik saja , tubuhku sangat baik sekaranga selama aku menjaga tubuh ku dengan baik  


Jiaen mengatakan kalau shaotian hanya perlu berhati hati agar tidak terkena flu , brownie menyarankan agar membuat shaotian hangat mereka sontak menyelimuti shaotian , shaotian merasa jika dirinya akan kepanasan kalau begini



Shaotian masuk ke kamarnya di mejanya bahkan sudah ada termos dan obat obatan , shaotian melirik jiaen yang tegah sibuk di kasur , jiaen memberi tahu kalau ia sudah menyiapkan termos agar saat malam hari shaotian tidak perlu keluar kamar untuk mengambil air dan karna cuaca semakin dingin ia menaruh selimut di atas penutup tempat tidur , shaotian melihat disana ada barang baranya jiaen , jiaen mengatakan akan tidur disana setiap malam
“kenapa?”
“tidak ada alasan”



Sebelum tidur jiaen mencium pipi shaotian dan mengucapkan selamat malam , malamnya alaren jiaen berbunyi , jiaen langsung bangun dan mematikannya agar shaotian tidak bangun , jiaen mengecek suhu tubuh shaotian lalu mencatatnya di bukunya baru setelah itu kembali tidur

Saat jiaen tidur shaotian yang malah bangun ia sepertinya belum tidur dan tahu apa yang jiaen tadi lakukan , shaotian melihat ke arah jiaen



Terlihat xiukai datang lagi ia menanyakan bagaimana shaotian bisa tidur nyenyak , shaotian yang melihatnya bangun
“tidakkah kau fikir kau punya dosa? Kau lihat jiaen begitu berusaha keras menjagamu dia tidak bisa makan atau tidur dengan enak . dia hampir jatuh sakit , tidakkah kau merasa bersalah?” “apakah kau mau terus menggunakan jiaen sampai kau pergi ?”

Shaotian tidak pernah mau menyakiti jiaen tapi xiukai mengatakan shaotianlah yang menyakiti jiaen
“apa kau tidak tahu?selama kau bersamanya satu hari lagi dia berusaha keras satu hari lagi dan terluka satu kali lagi . walaupun begitu shaotian tidak bisa melepaskannya pergi , xiukai mendekati shaotian dan memberi tahu kalau yang tidak bisa shaotian lepaskan bukanlah jiaen tapi shaotian ingin memegang erat hatinya , xiukai merasa shaotian hanya membawa masalah bagi orang di sekitar shaotian , shaotian hanya terdiam , xiukai menyarankan agar shaotian membiarkan jiaen pergi .


shaotian melirik kea rah jiaen yang tegah tertidur , shaotian akan menyentuhnya tapi tidak bisa shaotian berusaha menahan tagisnya


besoknya chaoqun menemui shaotian di peternakan ia menanyakan ada masalah penting apa sampai memanggilnya , shaotian hanya ingin bertanya secara pribadi ke chaoqun
“apa yang akan terjadi padaku berikutnya?”

Chaoqun memberi tau kalau mendapatkan jantung yang cocok itu sangat sulit , shaotian menanyakan apa yang terjadi padanya jika ia tidak mendapatkannya dan berapa lama lagi ia akan hidup , chaoqun berfikir jika shaotian bisa hidup lebih dari setengah tahun , shaotian menyimpulkan tidak peduli ada penyembuhan atau tidak jiaen harus menderita lebih dari setegah tahun dan apa yang jiaen terima di akhir bisa saja lebih buruk , chaoqun meminta shaotian tidak terlalu banyak berfikir karena kadanga kondisi tubuh shaotian bisa di pengaruh oleh emosi sendiri dan meminta shaotian tetap optimis dan tidak putus asa


Jiaen sedang mengepel lantai tapi ia tidak sengaja membuat air di ember jatuh , ibu shaotian langusng menghampirinya tapi jiaen mengatakan jika ia yang akan mengurusnya , ibu shaotian mengambilkan air untuk jiaen dan memintanya istirahat , jiaen meminta agar ibu shaotian tidak terlalu khawatir ia benar benar tidak apa apa ia hanya tidak tidur dengan nyenak semalam , ibu shaotian berfikir sejak shaotian sakit dan jiaen mulai menjaganya jiaen jadi tidak bisa tidur dengan nyenyak



Ibu shaotian meminta jiaen untuk duduk ibu shaotia tahu kalau jiaen sangat perhatian dengan shaotian dan ibu sangat berterimakasi karnanya tapi ia takut shaotian jadi penahan bagi jiaen . ibu mengingatkan kalau jiaen masi muda dan pasti memiliki banyak hal yang ingijn jiaen lakukan tapi jiaen malah terjebak di sana ibu benar benar minta maaf jiaen meminta agar ibu shaotian tidak meminta maaf ia mau melakukan semuanya karna ia ingin membuat shaotian bahagaia dan ia hanya ingin bersama shaotian dan ia tidak bisa hidup tanpa shaotian , ibu tahu kalau kondisi shaotian tidak begitu baik bagaimana jika … ibu shaotian tidak bisa melanjutkan kata katanya karna terlalu sedih sedangkan shaotian terlihat melihat mereka dari luar


Jiaen meyakinkan ibu shaotian bahwa ia tidak pernah memikirkan apa yang akan ia lakukan di masa depan dan tidak penting masa depannya seperti apa karna yang terpenting sekarang adalah shaotian hanya itu yang ia pedulikan .


Malam harinya shaotian tengah termenung sendirian , jiaen menemuinya dan memakaikannya jaket karna udara dingin shaotian terlihat tidak bersemangat
“jika kau tidak pernah bertemu dengaku , apa yang ingin kau lakukan?”
“jadi illustrator”

Tapi sejak jiaen datang ke toko kue dan melihat ekspresi bahagia setiap orang yang memakan kue ia mulai pelan pelan berfikir tidak buruk menjadi koki kue
“apa kau serius ingin menjadi koki kue?”

Jiaen membenarkan shaotian meminta jiaen bersiap untuk menjadi koki kue professional jiaen bingung dengan perkataan shaotian , shoatian mengatakan jika ia akan jadi guru jiaen dan mulai besok ia akan memberikan pelatihan kepada jiaen . jiaen memberi tahu kalau ia hanya mengatakan saja , jadi koki atau tidak tidak tidak terlalu penting dan juga sekarang bisnis toko kue shaotian sangat sibuk dan jika shaotian mengajarinya maka  akan menyakiti tubuh shaotian dan sekarang yang terpenting adalah menjaga tubuh sahotian 


Terlihat di wajah shaotian shaotian tidak memasang ekspresi apapun ia hanya mengiyakan karna ini masalahnya apa jiaen fikir ia tidak bisa melakukan apapun sekarang seperti orang tidak berguna dan shaotian juga meminta jiaen untuk tidak bersamaya lagi . jiaen tidak mengerti apa maksud shaotian , dan tanpa di duga shaotian meminta mereka putus . jiaen tidak percaya dengan kata kata shaotian



Shaotian merasa jika mereka terus seperti ini mereka hanya akan saling menyakiti dan juga jiaen tidak seharusnya kehilangan keinginan mengejar mimpi karna dirinya . jiaen berusaha menahan kesedihannya dan menjelaskan jika itu bukan seperti yang shaotian pikirkan ia tahu kalau shaotian tidak benar benar ingin putus denganya , jiaen tidak akan meninggalkan shaotian , jiaen bahkan memeluk shaotian

Shaotian melepaskan pelukan jiaen , shaotian mengatakan jika dirinya sangat kesakitan ia benar benar tidak tahan lagi dan memohon agar jiaen pergi dan meninggalkannya , jiaen menagis ia terlihat sangat sedih tapi ia berusaha menahan diri dan meninggalkan shaotian .Saat jiaen sudah pergi barulah shaotian merasa bersedih tapi ia berusaha untuk kuat



Paginya jiaen sudah mengemasi barang barangnya sedangkan shaotian terlihat termenung di kamarnya , jiaen memanggil shaotian tapi shaotian tidak menjawab , jiaen mengatakan akan pergi sekarang , jiaen meminta tolong agar jiaen menjaga jimmy ia khawatir jimmy tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan baru di tempat ayahnya

Jiaen meminta jimmy untuk menjaga shaotian jiaen bahkan tidak bisa menahan tangisnya sedangkan shaotian hanya bisa menahan kesedihannya di dalam . jiaen membuka pintu kamar shaotian dan mengatakan akan membiarkan jimmy masuk , jimmy masuk ke dalam dan shaotian mengambilnya jiaen meminta shaotian menjaga dirinya baik baik tidak peduli ia ada dimana ia pasti akan menyemangati shaotian


Jiaen pergi ke tempat aili aili menanyakan kenapa jiaen menagis jiaen menggeleng , aili memeluknya . aili membawakan minuman untuk jiaen , jiaen menceritakan kalau kesehatan shaotian tidak bigitu bagus tapi shaotian malah tidak membiarkannya berada disisinya , aili bertanya kenapa jiaen malah setuju putus dengan shaotian
“aku tidak mau putus dengannya”


Ia hanya takut kalau shaotian tidak mengendalikan emosinya dia akan kehilangan kendali , aili mengerti dan menenangkan jiaen ia merasa shaotian hanya sedikit keras kepala dan yakin semuanya akan baik  baik saja , aili meminta jiaen untuk memperhatikan tubuhnya juga , jiaen merasa jika ia harus lebih kuat


Di toko kue shaotian terlihat termenung yang lain sibuk bekerja, ibu membawakan the untuk shaotian ibu bertanya jika shoatian tidak bisa melepaskan kenapa shaotian harus memaksa untuk melepaskan shaotian hanya diam tidak berkata apapun , ibu mengerti perasaan shaotian ibu juga tahu bahwa shaotian ingin melindungi jiaen tapi menjauhkannya seperti ini apa baik untuk jiaen
“atau apa kau menyiksa orang yang mencintaimu?”
Dan ibu berharap shaotian bisa bahagian karna ia akan selalu bersama dengan shaotian dan shaotian masi saja diam




Shaotian melihat gambar yang jiaen buat . Saat di studio lukis , jiaen menggambar dau kemangi yang banyak dan sekarang shaotian hanya bisa menatap gambar yang di buat jiaen ,sedangkan di tempat jiaen jiaen terus melihat foto dirinya bersama shaotian , mereka berdua tengah galau , mereka beruda mengatakan jika mereka saling merindukan 



 Sumber SET TV

Artikel Terkait

sinopsis memory love episode 17 part 2
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

1 komentar:

May 13, 2018 at 12:22 AM delete

Selesin dong mba sinopsisnya, dah pada nunggu nie. Biar gak nggantung.
Semangat...

Reply
avatar

jangan lupa meninggalkan komentar ^_^